Archive | December 2011

Business Model Vol.2 – Google Goggles!

Kalau di business model sebelumnya membahas tentang stasiun TV kuliner, sekarang saya akan membuat sebuah business model dari produk Google, bernama Google Goggles.

Logo Google Goggles

Untuk yang belum tahu, Google Goggles adalah sebuah search engine namun khusus untuk mendeteksi gambar yang ada. Jadi, misalkan kita punya sebuah gambar benda, tapi tidak tahu apapun mengenai benda tersebut. Nah, dengan Google Goggles, kita bisa mengetahui apa nama benda tersebut, darimana asalnya, dan informasi-informasi lainnya. Ketika kita mengupload gambar benda tersebut, Google Goggles akan mendeteksi dan akan muncul informasi-informasi yang berkailtan dalam hitungan detik, sama seperti saat kita menggunakan Google web.

Untuk Google Goggles, inilah business model hasil kreasi saya :

Business Model Framework of Google Goggles

 

  • Key Partner

Google Goggles yang memiliki fungsi utama sebagai mesin pencari informasi tentu membutuhkan Wikipedia sebagai link untuk menyediakan informasi yang akurat.Google Goggles juga membutuhkan hak paten dari produknya, dan dapat menggunakan jasa dari Right Management Company. Untuk menjaga alur distribusi informasi yang baik, Google Goggles juga membutuhkan jasa pembuat sistem informasi.

  • Key Activities

Aktivitas-aktivitas bisnis yang dijalankan sendiri terdiri dari mendeteksi gambar-gambar yang masuk dan juga mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang gambar tersebut. Informasi yang didapat haruslah sesuai dan akurat.

  • Key Resources

Sumber daya utama yang dibutuhkan oleh Google Goggles ini adalah tim kreatif yang mampu mengemas tampilan Google Goggles menjadi menarik dan juga membutuhkan Tim IT yang handal untuk membuat alat pendeteksi yang baik serta untuk mencari informasi yang akurat pula.

  • Offer

Produk pertama yang ditawarkan oleh Google Goggles informasi tentang gambar-gambar yang diunduh oleh pengguna Google Goggles itu sendiri. Selain memberikan informasi, Google Goggles juga bisa digunakan sebagai pendeteksi alamat dari gambar yang diunduh. Google Goggles juga dapat menyediakan ruang iklan untuk  para pebisnis yag membutuhkan promosi dengan peluang yang tinggi.

  • Customer Relationship

Untuk menjaga hubungan dengan para pengguna Google Goggles, Google Goggles dapat membuat sistem pembuat akun untuk masing-masing pengguna. Selain itu ,email yang digunakan untuk membuat akun tersebut dapat digunakan untuk mengirimkan notifikasi dan update dari Google Goggles.

  • Channels

Ada banyak cara untuk mempromosiakan Google Goggles, diantaranya adalah dengan memasang icon Google Goggles di browser (mozilla, internet explorer), memasang iklan di media cetak yang berhubungan dengan teknologi, launching, memasang iklan di TV, dan menjual aplikasi Google Goggles di gadget-gadget seperti tablet maupun smartphone.

  • Customer Segment

Target pasar yang dituju oleh Google Goggles adalah : para pengguna internet yang membutuhkan informasi yang cepat dan fleksible dengan menggunakan gambar.

  • Cost Structure

Biaya-biaya yang dibutuhkan dalam mengoperasikan Google Goggles adalah : gaji pegawai, biaya operasional, biaya pemasaran, serta biaya riset informasi,

  • Revenue Streams

Google Goggles dapat memperoleh pendapatan dari iklan yang masuk dan hasil penjualan aplikasi Google Goggles di gadget-gadget.

 

 

Advertisements

Membuat Sebuah Business Model

Di mata kuliah Creativity and Innovation ini, saya juga diajari untuk mengimplementasika ide kreatif ke dalam sebuah bisnis. Ide kreatif ini dibuat dalam bentuk Business Model. Dengan adanya sebuah business model, sebuah bisnis pun dapat berjalan dan berkembang dengan kerangka yang kuat. Ya, business model adalah sebuah kerangka dari suatu bisnis. Pada kuliah saat itu, kami ditantang untuk membuat sebuah business model dari TV Station di bidang kuliner.  Isi dari business model itu sendiri terdiri dari :

Business Model of Culinary TV Station

 

 

  • Key Partner

Stasiun TV kuliner ini membutuhkan e-commerce untuk menunjukkan eksistensi diantara stasiun-stasiun TV lainnya. Multimedia berperan untuk membantu stasiun TV untuk membuat tayangan-tayangan dengan teknologi multimedia.Rights management juga dibutuhkan sebagai partner untuk menjaga hak paten dari stasiun tv itu sendiri.

  • Key Activities

Aktivitas-aktivitas bisnis yang dijalankan sendiri terbagi menjadi 2 aktifitas utama, yaitu mendesain program-program acara kuliner yang akan ditayangkan serta mengatur tayangan iklan yang akan tayang disela-sela program acara.

  • Key Resources

Sumber daya utama yang dibutuhkan oleh stasiun tv kuliner ini adalah : koki handal dan tim kreatif.  Koki-koki ini akan dibutuhkan sebagai sumber pengembangan informasi tentang kuliner di Indonesia. Sedangkan tim kreatif dibutuhkan untuk mengemas informas-informasi tersebut menjadi sebuah tayangan yang atraktif.

  • Offer

Produk yang ditawarkan oleh stasiun tv ini terbagi menjadi dua, yaitu untuk para penonton dan para pebisnis di bidang kuliner. Untuk para penonton tayangan-tayangan yang ditawarkan dalam stasiun tv kuliner ini adalah informasi-informasi kuliner seperti : resep, tips-tips memasak atau merawat peralatan masak, dll. Sedangkan untuk para perbisnis ,stasiun tv kuliner menyediakan jasa untuk memasang tayangan iklan.

  • Customer Relationship

Untuk menjaga hubungan dengan para penonton, stasiun tv kuliner juga akan mengadakan acara-acara yang berinteraksi langsung dengan penonton. Diantaranya adalah demo memasak, pameran kuliner, dan membuat sebuah komunitas pencinta memasak dan makanan.

  • Channels

Untuk mempromosikan stasiun tv kuliner ini dapat dilakukan dengan cara memasang iklan di media-media cetak kuliner dan wanita. Selain itu, dapat juga diadakan launching dari stasiun tv kuliner ini.

  • Customer Segment

Target pasar yang dituju oleh stasiun tv ini adalah : masyarakat Indonesia yang menyukai informasi tentang dunia kuliner serta para pebisnis di bidang kuliner.

  • Cost Structure

Biaya-biaya yang dibutuhkan dalam mengoperasikan stasiun tv ini terdiri dari : gaji pegawai, biaya operasional, dan biaya pemasaran.

  • Revenue Streams

Stasiun tv kuliner ini ditargetkan untuk memperoleh pendapatan dari jumlah tayangan iklan yang didapat.