Penemuan Terinovatif :)

Di postingan kali ini, saya ditantang oleh dosen saya untuk sharing tentang PENEMUAN TERINOVATIF  menurut pandangan saya..Nahh, kalau menurut saya sih, yang cocok buat predikat yang itu, ini jagonya…

TADAAA!

Blackberry Messenger

Penduduk Indonesia mana yang gak tau tentang teknologi ini?? Eh ada deng, masyarakat pedalaman :p, tapiii udah banyak banget penduduk Indonesia yang menggunakan  penemuan teknologi ini untuk komunikasi sehari-hari. Mulai dari anak SD (anak TK juga udah ada kalo ga salah) sampai kakek-nenek penduduk Indonesia udah jadi pengguna setia dari Blackberry Messenger.

Mengapa saya memilih BBM sebagai penemuan paling INOVATIF? Pertama-tama karena BBM ini adalah tingkat efesiensi komunikasi yang ditawarkan. Kalau jaman saya SMA dulu, sebelum ada teknologi BBM, yang bisa kita gunakan untuk komunikasi instan adalah live chat messenger, seperti eBuddy. Tapi, dibanding dengan BBM, eBuddy ini lebih banyak memakan pulsa dan harus sign-in dulu baru bisa chat, dan lagi belum tentu orang yang mau kita ajak chat bisa online juga disaat yang bersamaan..Kalau dengan BBM, kita bisa berkomunikasi langsung dan tentunya lebih hemat pulsa, hehe. Dan lagi, kita juga bisa berkomunikasi dengan lebih dari satu orang dengan menggunakan fasilitas Group BBM. Kalau untuk bahas tentang tugas kelompok, waktu rapat, paling enak kalau menggunakan fasilitas ini.

Alasan kedua saya memilih BBM, adalah karena BBM ini komplit buat dijadiin sarana komunikasi. Menampung mulai dari chatting, kirim gambar, lagu, sampai voice note. Semua informasi yang mau kita bagi ke orang lain, cukup dengan menggunakan BBM. Kita juga ga usah perlu deket-deketin HP kita dengan HP orang lain untuk kirim file, seperti kalau kita menggunakan teknologi Bluetooth. Dan lagi-lagi, lebih hemat pulsa. Misalkan sampai sekarang kita cuma tahu yang namanya Multimedia Messaging (MMS), sekali kirim MMS bisa habis sampai Rp 1000 untuk sekali kirim, dan kuota nya juga belum sebesar kapasitas BBM.  Komplit dalam arti menurut saya adalah ketika barang tersebut sudah bisa menggabungkan fungsi-fungsi barang yang lain dalam satu barang. Apalagi kalau fungsi yang ditawarkan menawarkan performa yang lebih bagus, seperti teknologi BBM ini.

Anyway, saya percaya kalau teknologi pasti memiliki sisi baik dan sisi buruknya. Sisi baik dari BBM ini ya itu tadi, kemudahan dan kelengkapan berkomunikasi. Kalau dari sisi buruknya, menurut pengalaman saya sebelum menjadi pengguna BBM, terkadang (kadang-kadang aja lho) teman saya yang menggunakan BBM terkadang lebih suka untuk berkomunikasi dengan temannya lewat BBM daripada dengan saya yang live ada di dekatnya. Teman-teman pembaca yang budiman, jangan tiru perilaku ini yah, kecuali kalau memang menyangkut urusan yang penting. Kalau hanya untuk sekedar gosip lewat BBM, lebih enak kalau dengan teman yang live ada di dekat kita, kan? Bergosip pun bisa jadi lebih menggebu-gebu, hehehe..

Apapun teknologi yang sudah masuk ke jaman kita sekarang ini, sebaiknya bisa digunakan dengan bijaksana. Menurut saya, teknologi-teknologi yang ada pasti akan lebih terasa kalau kita bisa memanfaatkannya sebaik-baik dan semaksimal mungkin J

Sudah siap untuk menghadapi penemuan-penemuan inovatif berikutnya?

Ready, Get Set, GO!!!!

 

And The Most Creative Award Goes To…

Hmmm siapa yaa..Kalau menurut saya sih, sosok yang paling kreatif sampai saat ini ada dua, Fujiko Fujio dan Rowan Atkinson. Kedua orang ini memiliki imajinasi kreatif tapi berbeda aliran. Fujiko Fujio memiliki banyak ide-ide kreatif untuk mengimajinasikan alat-alat teknologi yang canggih, sedangkan Rowan Atkinson pintar dalam hal membuat kehidupan sehari-hari menjadi berbeda, seperti serial Mr.Bean yang ide ceritanya dibuat oleh beliau sendiri.

Fujiko Fujio

Fujiko Fujio, pengarang komik Doraemon lahir pada tahun 1930-an, dimana pada saat itu alat-alat teknologi masih sangat konservatif dan belum secanggih di zaman kita sekarang. Saya salut dengan beliau, beliau berani untuk berimajinasi tentang alat-alat yang belum terpikirkan di masanya saat itu. Alat-alat Doraemon seperti pintu kemana saja, kain pembungkus apa saja, mesin peramal cuaca, sampai mesin waktu yang tersembunyi di laci meja adalah contoh-contoh ide kreatif dari Fujiko Fujio.

Mr.Bean

Kalau Rowan Atkinson, yang kita kenal dengan nama Mr.Bean ini memiliki cerita-cerita kreatif yang dikemas dalam serial Mr.Bean yang masih terkenal hingga sekarang. Cerita-cerita Mr.Bean sebenarnya diambil dari kehidupan sehari-hari, tetapi lebih ‘wah’ kalau menurut saya, hehe. Mulai dari boneka beruang yang dijadiin popok bayi, bawa mobil dengan cara yang ‘outstanding’, dan masih banyak lagi episode-episode kreatif lainnya.

Think Different, Apple

Bicara tentang perusahaan paling kreatif, sepertinya Apple memang pilihan terbaik. Salut banget sama penemuan trackpad yang bisa merangkap fungsi zoom dan scroll dari Macbook. Salut banget sama teknologi touchscreen dari IPhone yang ga lemot. Salut banget sama penemuan IPod yang membuat kita ga usah capek-capek untuk memilih pilihan lagu. Salut banget sama desain IPad yang super ramping sebagai pengganti laptop. Pokoknya saya super salut dengan produk-produk dari Apple yang kreatif dan inovatif tersebut.

Setelah menulis postingan kali ini, saya merasa kalau kreatifitas bisa ditemukan dimana saja, kapan saja..

Semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian! 😀

 

Have a wonderful journey,

 

Gayatri Cahya Pertiwi

 

 

Kreatif, Penting Ya?

Kalau kata guru-guru saya dari masa kanak-kanak sampai sekarang sih, “Kita harus menyeimbangkan kemampuan otak kanan dan otak kiri kita ya nak..” Dari ucapan tersebut, saya sadar kalau pendidikan dari kecil sampai bangku kuliah sekarang itu untuk melatih otak kiri saja (kecuali permainan asah otak yang judulnya “Gimana-Caranya-Nyelonong-di-Antrian-Mainan-Jungkat-Jungkit” waktu saya masih TK, ehehe..) …Saya punya 2 alasan tersendiri mengapa kreatif itu penting, selamat membaca!

It’s FUN!

Bagi saya sendiri, sekali mendengar kata kreatif, yang terbayang di otak saya adalah lukisan Piccaso, seni pentas tari, musik, pokoknya yang berhubungan dengan seni. Saya yakin di setiap orang pasti memiliki naluri seni, dengan cara yang berbeda-beda untuk mengekspresikannya. Bidang seni yang mostly membutuhkan ide-ide kreatif ini ampuh untuk menghilangkan penat sehari-hari lho. Bayangkan kalau kita terbiasa melatih ide-ide kreatif kita dan bisa menghasilkan karya seni sendiri, hmmmm… 🙂

Everything seems to be simple!

Pemikiran kreatif berasal dari pemikiran yang simpel untuk membuat segalanya terasa lebih simpel. Saya salut dengan orang-orang yang membuka kursus matematika tapi dengan cara yang berbeda dan tentunya bikin anak-anak SD ini jadi ga boring sama yang namanya Matematika. Perkalian dengan Bimbel-bimbel seperti ini lah bukti kalau dengan ide kreatif, hal yang dianggap sulit pun bisa menjadi terasa lebih mudah. Bahkan, tidak sedikit anak-anak yang sudah mengikuti bimbel seperti ini, jadi ketagihan untuk lebih banyak berhitung menggunakan metode otak kanan ini 🙂

Itu tadi 2 alasan versi saya, bagaimana versimu?

 

Newcomer blogger,

 

Gayatri Cahya Pertiwi

 

Creating Creative Business by Ridwan Kamil

Hari Sabtu kemarin, tanggal 17 September 2011, saya mengikuti kuliah umum yang diselenggarakan oleh Akademi Berbagi. Sekilas info, Akademi Berbagi ini adalah sebuah organisasi yang mengadakan kuliah-kuliah umum dengan topik yang berbeda-beda dengan dosen tamu yang menarik. Nah, di kuliah umum saya kemarin, dosen tamunya itu Ridwan Kamil. Buat yang belum tau , Ridwan Kamil adalah seorang arsitektur kreatif yang hasil-hasil karyanya yang terkenal. Beliau sudah berpengalaman menangani proyek-proyek arsitektur seperti Museum Tsunami di Aceh, Masjid Al-Irshad di Bandung, Marina Bay Waterfront Master di Singapura, Ras Al Kaimah Waterfront Master di Qatar , dan masih banyak lagi hasil-hasil karya kreatif dari beliau.

Rumah Botol by Ridwan KamilMasjid Al-Irshad di Kota Baru Parahyangan by Ridwan Kamil

Museum Tsunami by Ridwan Kamil

“Ide hanya akan menjadi ide jika tidak dieksploitasi.”

Kata Ridwan Kamil, jangan hanya menyimpan ide kreatif kita di dalam hati aja, tapi coba untuk diwujudkan. Mumpung masih muda dan masih punya banyak kesempatan, sayang kalau ide kreatif kita cuma untuk dijadikan sebagai khayalan. Kalau sudah dewasa dan berkeluarga, pikiran kita pasti sudah terbagi-bagi dan ide kreatif kita tidak akan pernah terlihat oleh orang lain. Yang lebih sedih lagi, kalau ternyata ada orang lain yang memiliki ide kreatif sama dengan kita, tapi dia berani untuk mewujudkan idenya dibanding kita.

“Masih ada masalah yang menghambat creative business di Indonesia…”

Sulit mencari pendanaan. Yap, hingga saat ini, perbankan masih kurang mempercayai untuk meminjamkan dana start-up untuk creative business di Indonesia. Budayanya masih terbiasa untuk jenis bisnis yang konservatif dan sudah terbukti sejak lama dapat menghasilkan penghasilan tinggi. Hal ini sangat disayangkan oleh beliau ,bisnis kreatif memang memerlukan waktu untuk diterima oleh masyarakat, tapi lama-kelamaan bisnis kreatif bisa menjadi  bisnis yang menjanjikan juga, lho.

“Karakter yang perlu dilatih untuk menjadi seorang Creativeprenur…”

  •        Innovative – thinking and innovative outside the box
  •        Risk taker – dare to take risk, but still do risk calculation. People who never take risk won’t go anywhere
  •        Visionary – dare to set achievable goals
  •        Strong leadership – strong leadership comes from training, not learning
  •        Problem solver – Know exactly how to get there (make the solutions based on problem)
  • Agent of Change

HOW TO START CREATIVE BUSINESS

by Ridwan Kamil

1.  Observe The World!

Ide kreatif bisa berasal dari mana saja, terutama yang terdekat dengan lingkungan sekitar kita. Coba lihat kondisi di sekeliling kita, cari tahu apa yang lagi hot-hot nya di masyarakat. Biasanya, bisa membantu untuk dijadikan ide bisnis yang menjanjikan. Contoh simpelnya, anak-anak muda di Bandung punya hobi nongkrong, main skateboard, foto-foto , nah jadilah sekarang perempatan jalan Dago disulap menjadi taman Dago yang ramai tiap malam, terutama malam Minggu. Selain mengamati kondisi sekitar, tambah pengetahuan dengan banyak-banyak membaca buku atau majalah, karena kita bisa mendapat pengetahuan yang luas

2.  Select the business

Banyak ide-ide kreatif yang muncul di pikiran kita dan rasanya pasti ingin diwujudkan semuanya. Tapiii kita juga harus pintar memilih mana ide yang cocok untuk dikembangkan dan mana yang tidak. Menurut Kang Emil, ada macam-macam kategori bisnis kreatif , diantaranya, Advertising, Architecture, Arts & Antiques, Craft, Design, Fashion, Music, dan masih banyak lagi.

3.  Think Different

Cari perspektif baru di dalam pikiran kita. Cobalah untuk berfikir diluar kebiasaan dan comfort zone kita. Kalau hanya mengandalkan gaya pikiran yang itu-itu aja, ya ide yang muncul itu-itu aja. Gaya berpikir secara kreatif dan inovatif bisa memberikan keuntungan bagi kita.

Gaya berpikir yang lain dari biasanya yaitu memnafaatkan masalah yang ada di sekitar kita sebagai peluang bisnis. Yap, tidak semua masalah hanya akan menjadi masalah. Kita bisa manfaatin dengan menggabungkan pikiran kreatif kita sebagai solusi dari masalah tersebut J .

4.  Planning Creative

5.  Scalable

Siapa sih yang gak mau punya bisnis yang besar dan menghasilkan banyak keuntungan? Gak ada. Kalau lihat sejarah perusahaan-perusahaan yang sudah sukses sekarang, mereka awalnya mulai dari kecil-kecilan lho. Poin yang ingin disampaikan oleh Ridwan Kamil yaitu kita harus memperhitungkan bisnis kita step by step. Jangan terburu-buru untuk ingin langsung memperoleh keuntungan yang besar. Asal dilakukan dengan mengikuti step-step yang benar dan konsisten, pasti bisnis kita bisa menjadi bisnis yang terkenal.

 6.  Design & Technology

“Apapun jenis bisnis kita, jangan anggap sepele unsur desain dan teknologi”, kata beliau. Mulai dari teknologi Facebook, Twitter, Kaskus, sampai program-program desain seperti Adobe Photoshop pasti akan dibutuhkan untuk semua jenis usaha. Banyak banget orang yang mempromosikan bisnisnya lewat Facebook, Twitter, Kaskus dan social network lainnya untuk meningkatkan penjualan. Taktik promosi ini paling sering digunakan karena gratis dan cepat mendapat respon dari calon pembeli. Kalau jadi orang yang gaptek, sayang kan kalau teknologi ini ga dimanfaatin?

Dan yang terakhir dari Ridwan Kamil, untuk memulai suatu bisnis kreatif, adalah dengan membuat networking sebanyak-banyaknya dan membuat strategi pemasaran yang inovatif untuk bisnis kita.

Ilmu yang saya dapat dari kuliah umum kemarin sangat-sangat berguna. Ga heran peserta kuliah umum kemarin cukup banyak, sampai ada yang ga kebagian tempat duduk. Saking menariknya topik kuliah kemarin, sampai ada ibu-ibu yang bela-belain dateng sambil bawa bayinya buat dengerin kuliah dari Ridwan Kamil (seriusan, ga boong).

Selain tentang bagaimana membangun sebuah bisnis yang kreatif dari Ridwan Kamil, pelajaran yang saya ambil setelah kuliah kemarin adalah syukuri setiap ilmu yang udah kita dapat. Kadang-kadang, kita suka ga sadar kalau pelajaran yang kita dapat sebenernya sangat sangat sangat berguna. Manfaatkan ilmu yang kita dapat dan jangan hanya untuk mengejar nilai semata 🙂

Semoga bisa memberi inspirasi bagi para pembaca sekalian,

Cheers,

Gayatri Cahya Pertiwi